Perkuat SDM Maritim Berkelas Dunia, UHT dan ISILL Gelar Academy on Law of the Sea*

Perkuat SDM Maritim Berkelas Dunia, UHT dan ISILL Gelar Academy on Law of the Sea*

SURABAYA, tuguSurabaya.site — Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya berkolaborasi dengan Indonesian Society of International Law Lecturers (ISILL) menggelar ISILL Academy on Law of the Sea. Kegiatan akademik ini berlangsung pada 10–13 Agustus 2026 di Surabaya.

Sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan, mulai akademisi, praktisi hukum hingga mahasiswa, mengikuti kegiatan tersebut. Agenda ini menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman mengenai hukum laut, khususnya dalam perspektif hukum internasional.

Sejumlah pakar hukum laut internasional dari Indonesia maupun mancanegara hadir sebagai narasumber. Di antaranya Prof. Etty R. Agoes, S.H., LL.M., Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr.(Han.), Prof. Stuart Kaye, OAM, Prof. Arie Afriansyah, S.H., MIL., Ph.D., Prof. Dra. Sri Wartini, S.H., M.H., Ph.D., serta Prof. Dhiana Puspitawati, S.H., LL.M., Ph.D.

Ketua ISILL Prof. Arie Afriansyah, S.H., MIL., Ph.D., mengatakan ISILL Academy dirancang untuk mempertemukan perspektif akademik dan praktik dalam bidang hukum laut.
Sementara itu, Rektor UHT Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., menilai penguatan kapasitas keilmuan di bidang hukum laut memiliki arti penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

Menurut Avando, penguasaan hukum laut internasional diperlukan untuk memperkuat pemahaman mengenai batas wilayah, perlindungan kekayaan sumber daya alam, serta posisi diplomasi maritim Indonesia di tingkat global.
Tak Hanya Belajar Teori
Ketua Panitia ISILL Academy on Law of the Sea, Kolonel Laut (Purn.) Dr. Budi Pramono, S.H., M.H., mengatakan peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teoritis.
Rangkaian kegiatan juga dirancang memberikan pengalaman praktik kepada peserta. Salah satunya melalui workshop yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menaiki KRI Bima Suci.

“Perpaduan antara pembelajaran teoritik dan praktik diharapkan memberikan pengalaman baru bagi para peserta,” demikian disampaikan dalam keterangan kegiatan.
Dengan konsep tersebut, ISILL Academy diharapkan mampu memperkuat kompetensi peserta sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan mengenai berbagai persoalan hukum laut yang berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sebelum kegiatan berlangsung, jajaran ISILL juga telah diterima oleh Rektor UHT dalam sebuah pertemuan di ruang kerja rektor. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan penyelenggaraan ISILL Academy on Law of the Sea di Surabaya.

Agenda ISILL Academy on Law of the Sea juga tercatat sebagai kegiatan akademik yang berlangsung pada 10 Agustus dalam kalender Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.

Kolaborasi UHT dan ISILL ini diharapkan turut memperkuat kapasitas akademisi, praktisi dan mahasiswa dalam memahami dinamika hukum laut internasional serta berbagai persoalan kemaritiman Indonesia sebagai negara kepulauan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *