Gelar Pasukan di Cilandak, Pangkormar Cek Kesiapan Marinir untuk Latihan Perang Internasional di Hawaii

Gelar Pasukan di Cilandak, Pangkormar Cek Kesiapan Marinir untuk Latihan Perang Internasional di Hawaii

Jakarta, tugusurabaya.site – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi memimpin gelar pasukan sekaligus memeriksa kesiapan prajurit Korps Marinir yang akan diberangkatkan ke Hawaii, Amerika Serikat, guna mengikuti latihan perang multilateral terbesar di dunia, Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

Dalam pemeriksaan tersebut, Pangkormar mengecek langsung kesiapan fisik, mental, serta kelengkapan perorangan para prajurit yang tergabung dalam Satuan Unsur Tugas (Satgas) Marinir RIMPAC 2026. Sebanyak 35 prajurit pilihan Korps Marinir dipercaya mewakili TNI Angkatan Laut dan Indonesia dalam ajang latihan militer internasional yang diikuti sekitar 30 negara peserta.

Pangkormar menegaskan bahwa keikutsertaan dalam RIMPAC merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Para prajurit dituntut menunjukkan profesionalisme, disiplin, ketangguhan, serta kemampuan bekerja sama dengan militer negara-negara sahabat dalam berbagai skenario operasi gabungan.

Sebelum diberangkatkan ke Hawaii, para prajurit telah menjalani latihan pendahuluan dan karantina selama dua pekan di Cilandak. Berbagai materi latihan diberikan, mulai dari peningkatan kemampuan fisik, taktik tempur jarak dekat, hingga teknik fast rope atau turun cepat dari helikopter untuk mendukung operasi khusus dan pendaratan amfibi.

Rencananya, kontingen Marinir Indonesia akan bertolak ke Hawaii pada 22 Juni 2026 dan mengikuti rangkaian latihan selama 38 hari. Selain personel infanteri Marinir, Indonesia juga mengirimkan sejumlah perwira sebagai staf pengendali latihan guna memperkuat interoperabilitas dan kerja sama militer internasional di kawasan Indo-Pasifik.

Melalui partisipasi dalam RIMPAC 2026, Korps Marinir berharap dapat meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama pertahanan maritim global.(miskawi)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *