Surabaya, tuguSurabaya.site – TNI AL. Koarmada II. 27 Agustus 2026, Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., didampingi Ketua Gabungan II Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Yully Alit Jaya, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Jalasenastri Tahun 2026 secara virtual di Gedung R. Mulyadi Kodiklatal, Kamis (27/8). Kegiatan tersebut terpusat di Jakarta yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sebagai Pembina Utama, didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali.
Turut hadir di Gedung R. Mulyadi yakni Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, para pimpinan Kotama TNI AL wilayah Surabaya, serta anggota Jalasenastri Bakor Surabaya.
Mengusung tema “Jalasenastri Bersatu, Berkarya, Berdaya dan Berperan Aktif dalam Kepedulian Sosial Bersama Keluarga TNI AL Menuju Indonesia Maju,” peringatan HUT ke-80 Jalasenastri menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kemandirian, serta memperluas kontribusi sosial. Tema tersebut merefleksikan komitmen Jalasenastri yang telah memasuki usia delapan dekade, untuk terus memberikan manfaat bagi keluarga besar TNI AL maupun masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Jalasenastri menyampaikan bahwa momentum HUT ke-80 diharapkan menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus memperkuat komitmen menghadapi masa depan. Ia mengajak seluruh anggota Jalasenastri untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian, serta menjadi perempuan yang tangguh, berkarakter, dan mampu memberikan energi positif bagi keluarga maupun lingkungan.
Sementara itu, Kasal mengajak seluruh anggota Jalasenastri untuk terus melanjutkan kiprah sebagai pendamping prajurit yang tangguh, menjadi ibu yang mampu mendidik generasi penerus bangsa, serta terus berkarya sebagai bagian penting dari kekuatan keluarga besar prajurit TNI AL.
Selain acara pokok, puncak HUT ke-80 Jalasenastri juga diisi dengan penampilan drama teatrikal atau film “Rindu Di Ujung Ombak” sebagai sebuah karya persembahan dari Jalasenastri untuk Indonesia yang mengangkat kisah nyata perjuangan, pengabdian, keberanian, serta keteguhan hati dalam ekspedisi ALRI 1947.
(Arifin/Pen/2)

