Wakil Bupati Bangkalan Tekankan Validitas Data dalam Sosialisasi Pemutakhiran DTSEN

Wakil Bupati Bangkalan Tekankan Validitas Data dalam Sosialisasi Pemutakhiran DTSEN

Bangkalan, tugusurabaya.site – Wakil Bupati bangkalan Moch. Fauzan Ja’far, memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Non Desil yang diikuti operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) desa, lurah, serta perangkat daerah terkait, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk memastikan tersedianya data sosial ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan dan program pemerintah.

Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan tiga tim yang diterjunkan ke berbagai kecamatan di Kabupaten Bangkalan. Skema ini dilakukan agar proses pendampingan kepada operator desa dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh wilayah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far menegaskan bahwa keberhasilan suatu program pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki. Karena itu, pemerintah daerah bersama pemerintah desa harus bersinergi menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, proses pemutakhiran data harus dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Fauzan menjelaskan, data yang dihimpun dari daerah nantinya akan diintegrasikan oleh pemerintah pusat menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut akan menjadi rujukan berbagai program nasional, salah satunya Universal Health Coverage (UHC) atau layanan berobat gratis bagi masyarakat.

Selain memperkuat kualitas data melalui DTSEN, Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama RSUD juga terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program Sambang (SYAMRABU Sapa Masyarakat Bangkalan).

Program ini menjadi sarana untuk mendekatkan layanan pemerintah sekaligus memberikan sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap seluruh operator desa memiliki pemahaman yang sama dalam proses pemutakhiran data sehingga mampu menghasilkan basis data sosial ekonomi yang akurat dan mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan maupun pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan.(miskawi)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *