Surabaya, tugusurabaya.site – Universitas Hang Tuah (UHT) terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pembahasan peluang kerja sama dengan UiPath, Indosat, dan One Indonesia terkait pengembangan talenta digital berbasis Learning Management System (LMS), yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan unit kerja terkait di lingkungan UHT, antara lain Biro SDM, Lembaga Pendidikan dan Pengajaran (LP3), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), UPT Kerja Sama dan Urusan Internasional, Badan Kerja Sama dan Karier Alumni (BKKA), serta para dosen dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Universitas Hang Tuah, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, S.T., M.Si(Han)., M.Tr.Opsla., menyampaikan apresiasi atas inisiasi kerja sama yang ditawarkan oleh UiPath, Indosat, dan One Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia industri dan mitra strategis merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam menjawab tantangan transformasi digital sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis.
“Berbagai program yang ditawarkan, mulai dari Learning Management System (LMS), webinar, career workshop bagi mahasiswa dan alumni, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, program roadshow kampus, hingga penyelenggaraan hackathon, merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri,” ujar Dr. Toto.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa program-program tersebut memiliki keterkaitan erat dengan agenda pengembangan pendidikan tinggi yang didorong oleh pemerintah melalui LLDIKTI, khususnya dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

“Implementasi program-program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, keterlibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran, penguatan kerja sama strategis, serta peningkatan daya saing lulusan di dunia kerja,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan One Indonesia dan Indosat, Ratna Dewi Kumarasari, memaparkan berbagai program pengembangan kompetensi digital yang dapat diakses secara gratis oleh sivitas akademika UHT. Program tersebut mencakup webinar automation dan Artificial Intelligence (AI), Learning Management System (LMS) berbasis UiPath, pelatihan offline (roadshow), serta kompetisi hackathon.
Ratna menjelaskan bahwa LMS yang ditawarkan memiliki konsep serupa dengan platform pembelajaran digital internasional seperti Coursera dan Udemy, dengan fokus materi pada bidang Automation, Robotic Process Automation (RPA), dan Artificial Intelligence (AI). Seluruh peserta dapat mengikuti pembelajaran secara mandiri, memperoleh sertifikat kompetensi, serta mengakses materi berstandar global yang disediakan oleh UiPath.
“Program ini 100 persen gratis karena didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat. Mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, bahkan sekolah maupun desa binaan kampus dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kompetensi digital,” jelas Ratna.
Selain memberikan manfaat bagi pengembangan keterampilan individu, program tersebut juga berpotensi mendukung berbagai target strategis universitas, termasuk penguatan literasi digital, peningkatan jumlah mahasiswa yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi, serta integrasi pembelajaran berbasis industri ke dalam kurikulum.
Salah satu nilai tambah yang mendapat perhatian khusus dari UHT adalah kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh akses terhadap kurikulum dan materi pembelajaran berstandar internasional tanpa membebani anggaran internal kampus.
Melalui forum ini, Universitas Hang Tuah berharap pembahasan yang dilakukan tidak berhenti pada tahap pengenalan program, tetapi dapat berlanjut menjadi kerja sama yang konkret dan terukur guna mendukung transformasi digital pendidikan tinggi.
Dengan terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan berbagai pemangku kepentingan, UHT optimistis dapat semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan era digital.
